Kamis, 2009 Juli 16

Modalnya berapa ?


Itu adalah kata kata yang sering saya dengar ketika sedang berkenalan atau bertemu dengan teman lama dan baru mengetahui ternyata kami telah alih profesi dari duet IT menjadi duet Pedagang.

Kalau bicara modal jujur saja itu relatif .. pertama kami memulai usaha ini hanya dengan modal yg pieces of cake sekitar 5 jt .. malahan istri saya memulai lebih dahulu dengan 2 jt saja. Sisanya modal katalog yang biasanya kita dapatkan dari supplier. Tetapi apa iya dengan modal sekecil-kecilnya bisa menghasilkan untung yang sebesar besarnya seperti teori yang sering kita pelajari waktu sekolah. Kalau yang itu boleh saya bilang "Kurang tepat ", tetapi mungkin banyak juga rekan yang sudah berhasil dengan teori modal kecil untung besar.

Pengalaman kami adalah teori kapasitas .. semakin besar kapasitas kita maka order yang masuk pun akan semakin besar, karena ibarat gelas kecil tidak akan muat jika diberi kucuran air besar, pasti akan luber. Jadi caranya besarkan gelasnya dan air yang masuk akan lebih banyak .. dan jelas itu diperlukan suntikan modal atau biasa disebut dana segar. Berkali kali kami menambah modal untuk usaha kami ini bahkan rumah simpanan kami telah sukses dilego, dan pengorbanan terbesar kami adalah resign dari perusahaan tempat kami bekerja dengan posisi yang cukup mapan.
"Kalau jualan online gimana, kan bisa tuh dengan modal katalog saja " .. itu juga kami alami sendiri betapa kami harus terus berbohong diawal usaha karena belum PD atau malu jika ada customer yang mau ke rumah untuk melihat langsung stock kami, dan akhirnya kami janjian diluar dengan alasan pas banget sedang diluar. Jadi , suka tidak suka kita harus punya stock atau minimal showroom kecil untuk mendisplay barang dagangan kita. Intinya memulai usaha memang tidak terlalu sulit tetapi mempertahankan usaha agar tetap exist itu yang paling sulit. Inovasi dan development harus terus kita lakukan agar usaha kita bisa tumbuh kembang.
Salam Hangat
Inu Arya A
www.grosirspreibedcover.com

Happy Birthday Izza

Minggu minggu ini ada beberapa peristiwa penting di keluarga kami yaitu Izza ulang tahun yang pertama tanggal 11 july 2009 dan Hafizh pertama kali masuk TK A setelah pindah sekolah dari Playgroupnya.

Tidak terasa ternyata putri kami sudah berumur 1 thn .. tambah pintar dan tambah lucu walaupun kadang sering dibuat kelabakan .. kecil kecil sudah pintar acak acak barang he..he..he apalagi jika sudah duet dengan kakaknya... tiap pagi si Mbak beres beres CD, nah malamnya dibuat berantakan lagi .. pernah ditanya oleh uminya "Hafizh .. Izza koq berantakin barang terus sih .. ayo donk diberesin .." spontan anak kami yg pertama menjawab "namanya juga anak anak mi " :)) kalau sudah begitu kita berdua yang ngakak .. koq bisa ya anak kecil punya jawaban spontan.

Kalau sedang dijalan , kami coba ajak diskusi kecil "Hafizh nanti klo sudah besar mau dagang apa ? " .. dia sering bilang "klo aku dagang sprei dan adek ntar jualan handuk " .. kami coba membrain wash pikiran mereka bahwa someday mereka tidak akan bekerja untuk orang lain, tapi mencoba memikirkan product apa lagi yang akan mereka develope. Bedanya dengan orang tua kami dulu "Ayo kamu belajar yang rajin biar nilainya bagus dan gampang cari kerja " ,, yang sekarang kami lakukan hanya terkadang mengajak mereka untuk melihat aktifitas kami menjalankan usaha mulai dari pembelian bahan baku, deal ke perusahaan utk souvenir, proses produksi , packing sampai ke proses pengiriman di expedisi .. sampai sampai Hafizh pernah bilang "Abi, klo aku mau beli mainan berarti kita mesti jualan sprei dulu ya "

Kasihan ya masak mau beli mainan mesti jualan sprei dulu :) nah biasanya kami memberi jatah satu kali belanja mainan dalam satu bulan .. minggu pagi saya ajak ke pasar gembrong atau lebih dikenal dengan pasar perumpung , gudangnya mainan atau pusat grosir mainan anak.
Walaupun yang dibeli hanya satu pcs tapi saya sering mengajak hafizh keliling pasar, tawar sana sini, ngobrol dengan pedagang disana sampai duduk duduk sambil minum teh botol. Dengan wajah puas setelah keliling , sambil menerawang hafizh berkata "Abi, aku tau ntar klo sudah gede jualan mainan saja biar bisa main terus " he.he..he ya seperti yang tadi dia bilang "namanya juga anak anak " :)

Salam Hangat

Inu Arya A
http://www.butik-ceria.com/
http://www.grosirhanduk.com/
http://www.grosirspreibedcover.com/
http://www.spreigrosir.com/

Senin, 2009 Juli 06

Marathoner or Sprinter


Saya ada pengalaman sedikit yang ingin saya sharing bersama rekan rekan blogger yang akan memutuskan melakoni dunia yang saat ini sedang saya jalani. Sebulan yang lalu berarti 6 bulan sudah saya berjuang bersama Butik Ceria full time.

Ini bedanya, jika dulu saya masih bekerja maka butik ini hanya sambilan "Yang alhamulillah jika menghasilkan dan tidak masalah jika tidak menghasilkan karena toh masih ada gaji " .. bedanya sekarang ini saya sudah total di butik, jadi ada rasa was was jika terjadi sesuatu dgn butik kami ini. Karena rasa kekhawatiran itulah yang membuat kami rela full investment di butik, bukan hanya tabungan pribadi, mobil, tanah, waktu bahkan mungkin juga keluarga, karena saya benar benar mencurahkan semua perhatian saya untuk kemajuan butik. Bekerja tanpa libur dan jauh lebih workholic dibanding masih jadi pekerja. Disitu saya lupa bahwa jasmani dan rohani saya pun butuh istirahat, sehingga tiba tiba saya merasa sangat letih dan lelah pikiran. Seperti anak kecil yang makan kekenyangan, nah saya merasa mabuk pekerjaan sehingga terasa mual dan pikiran terasa penuh. Apalagi jika saya teliti lagi, jarak saya dgn tujuan masih terasa sangat jauh ...

Team yang solid, stock bahan yang mumpuni, ruang kerja yang nyaman, gudang yang luas, showroom yang sejuk .. semua masih terbang di awang awang .. sehingga saya sering merenung, apa jalan yang saya tempuh ini sudah benar arahnya atau bahkan sebenarnya saya telah salah melangkah. Alhamdulillah disaat saya sedang jenuh, saya siraturahim ke toko kawan di daerah kota .. cerita cerita kesana sini mengenai pertumbuhan bisnis, kendala usaha dan tidak sengaja istri saya menceletuk "Mas Inu lagi suntuk, sudah mulai jenuh ni bos " .. spontan rekan saya ini melihat ke arah saya dan membisikan kalimat sakti "Inget bos .. kita ini marathoner, bukan sprinter " ..
Jadi selama ini saya memang telah salah persepsi, dulu saya pikir jika saya telah full time wirausaha maka semua akan berjalan dengan sempurna karena langsung dibawah pengawasan saya tetapi saya lupa bahwa itu semua butuh waktu. Teruslah berlari, jika saatnya istirahat tiba, lepaskan beban itu sejenak, lalu teruslah berlari .. jika memang sampai habis waktu kita ternyata belum sampai ke tujuan, serahkan tongkat estafet itu ke penerus kita dan biarkan mereka berlari dan begitu seterusnya .. Pada akhirnya tujuan akan tercapai walapun kita hanya bisa menikmatinya dari surga .. aminnn :)

Salam

Inu Arya A
www.butik-ceria.com
www.grosirhanduk.com
www.grosirspreibedcover.com
www.bahansprei.com

Sabtu, 2009 Mei 23

Pengingat Waktu-Ku


Sudah cukup lama saya tidak posting disini karena banyak sekali hal yang saya alami dalam kurun waktu hampir 2 bulan ini.

1. Ayah mertua yang sudah saya anggap seperti ayah sendiri berpulang menghadap Sang Khalik tanpa firasat apapun. Hanya berselang 1 bulan sejak putra ulang tahun yang keempat .. Seorang ayah sekaligus guru kehidupan yang mengajarkan banyak sekali hal tentang keikhlasan, kasih sayang, kebersamaan dan rasa persaudaraan melebihi segalanya. Kemudahan yang Allah berikan kepada beliau saat menghadapnya membuat saya sangat iri .. Semoga saat ini beliau tidur tenang menanti saat waktu itu tiba memanggil kita semua.

2. Dalam 2 bulan ini kami merelease 2 website yang mewakili pengembangan bisnis kami yang baru yaitu http://www.grosirhanduk.com/ dan http://www.bahansprei.com/ . Jika ada diantara blogger sekalian yang membutuhkan handuk berkualitas dengan harga bagus atau butuh bahan sprei meteran silahkan hubungi kami .

3. Sudah memasuki waktu 6 bulan sejak saya memutuskan resign dari pandu logistics dan fokus di butik ceria ini. Ada beberapa rekan yang mengikuti jejak langkah saya dan ternyata semua mengalami hal yang sama yaitu terseok seok dan tersandung kerikil kerikil tajam , tetapi itu yang membuat kami lebih sering berkomunikasi dan saling membantu walaupun lini bisnis yang kami tekuni berbeda. Komunikasi dan sharing ilmu sangatlah bermanfaat untuk rekan rekan blogger yang juga ingin terjun di dunia wirausaha ini .. ibarat bara api, haruslah terus dikipas kipas agar terus membara atau jika tidak bara itu perlahan akan padam dengan sendirinya.

Salam hangat


Inu Arya A

Rabu, 2009 April 01

Happy Birthday Hafizh :)

"Selamat ulang tahun ya nak .. semoga menjadi anak yang sholeh dan selalu bermanfaat untuk orang lain ". Itu kalimat yang saya bisikan di telinganya pagi dini hari saat dia masih terlelap tidur.
Ya, Hafizh anak pertama kami telah berusia 4 tahun kemarin 31/03/2009 , tidak terasa kami telah dikaruniai titipan yang luar biasa. Kali ini sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.
Ketika dia terbangun dari tidur, saya bilang "Hafizh selamat ulang tahun ya, ayo kita berdoa dulu ya trus nyanyi lagu selamat ulang tahun .." dan ajaibnya dia bilang "Ndak mau ah bi .. kan nggak ada kue ulang tahunnya .." ha..ha.ha ternyata otaknya sudah bekerja bahwa kalau mau menyanyikan lagu ulang tahun harus ada kue dan lilinnya ..

Setelah butik tutup sore hari, kami ajak dia ke rumah kakek dan neneknya di pondok kelapa, dan begitu tiba dia langung teriak "ayah, mama, tante fika .. aku ulang tahun ni .. mana kadonya .. aku mau buka .." dan instinct bocahnya bekerja walaupun saya dan istri tidak pernah mengajarkan meminta dari orang lain, tapi ternyata anak kecil mempunyai jalan pikiran sendiri.

Akhir kata .. sekali lagi "Happy birthday Hafizh .. "

Salam

Inu Arya A
http://www.butik-ceria.com/
http://www.grosirhanduk.com/
http://www.grosirspreibedcover.com/

Senin, 2009 Maret 23

Kian Mendaki


Hampir 4 bulan saya berjuang full time di butik dan luar biasa, perjalanan semakin mendaki . Apa yang dulu terasa impossible untuk kami memang sudah berhasil kami lalui tetapi tantangan kedepan juga semakin berat seiring dengan kenaikan kelas kami.

Kira kira tracknya seperti ini :
1. Dulu kami hanya agen biasa yang mengambil sprei dan dijual lagi secara kredit.
2. Lalu naik dengan membuka butik kecil rumahan di bogor yang tak lama kemudian ditutup dengan sukses.
3. Kami coba berjualan dari bazar ke bazar dan iseng iseng jualan lewat blogspot.
4. Berjualan lewat domain dan hosting di tempat yg lebih layak.
5. Bercita cita ingin mengelola butik sendiri dan akhirnya dgn join dengan salah satu rekan kami berhasil mewujudkan cita cita kami, walaupun tidak sampai 6 bulan harus bubar krn tidak sepaham.
6. Akhirnya kami berhasil mempunyai butik sendiri walaupun masih numpang di pavillun orang tua.
7. Naik kelas lagi dengan membuka toko di salah satu pasar grosir sprei dan bahan yang akhirnya juga harus kami tutup karena persaingan harga yg sangat sangat tidak sehat.
8. Dengan bermodal semangat akhirnya kami bisa mempunyai butik yang berlokasi persis disebelah rumah agar mudah memonitornya
9. Akhirnya kami memutuskan untuk produksi sendiri walaupun bahan sprei masih patungan sama temen temen dan sempat juga kena embargo krn persaingan dagang.
10. Naik kelas lagi dengan memberanikan diri mengambil bahan dari pabrik walaupun harus menguras seluruh tabungan, plus hutang tidak ketinggalan.
11. Apakah sudah selesai temen- teman .. e..he..he ternyata belum karena masih banyak masalah yang harus kami selesaikan dari mulai pembuatan katalog yang membutuhkan modal tidak sedikit (tempat tidur, kamera, sample dgn tinggi khusus) .. mengakusisi konveksi baru agar kapasitas produksi bisa meningkat .. hingga harus adanya produksi massal dgn brand kami sendiri.

Alhamdulillah sampai disini kami sangat bersyukur karena kami sudah berkali kali naik kelas dan ketika kami menengok ke kanan kiri .. ternyata kami sudah berhasil melampaui rekan rekan kami yang juga merintis usaha yang sama.
Banyak rekan rekan yg telp / sms " Wah .. enak ya sudah jadi pengusaha .. santai donk " .. he..he..he saya jadi miris sendiri mendengarnya karena sampai saat ini kami masih terus berlaga di medan tempur dan saya pribadi sangat nyaman dengan sebutan "Pedagang" dibanding "Pengusaha" ,,
maybe next time kata kata "Pengusaha" akan terdengar sangat nyaman jika butik kami sudah berada di puncak Everest.

Best Regards

Inu Arya A
Butik Sprei Online

Kamis, 2009 Januari 29

Hafizh bisa naik sepeda roda dua

Alhamdulillah .. akhirnya saya dan istri menyaksikan sendiri detik detik pelepasan roda ketiga sepeda anak kami yg pertama Hafizh utk bisa naik roda dua. Senang dan sedikit terharu karena Hafizh dengan penuh perjuangan mengayuh roda duanya.
"Abi .. lihat aku bisa ni .. berjuang "
itu kalimat sakti yg selalu kami ucapakan di keluarga kami "Berjuang .." yang artinya jangan pantang menyerah.

Alhamdulillah juga tiap pagi dan sore saya dan istri bisa menemani anak anak bermain didepan butik. Pergi bersama sama utk kepentingan bisnis, misalnya utk deal ke pabrik bahan, mengawasi konveksi kami atau deal ke perusahaan utk memasukan product kami sebagai souvenir perusahaan.

Tidak terasa butik ini sudah berumur 1 tahun transformasi dari Butik Riska menjadi Butik Ceria dan full kami handle sendiri. Terus berjuang ya .. selalu saja ada kendala dalam mengelola butik ini, dibenahi sedikit ada lagi yang kurang dan selalu begitu .. kami sering menyebut ujian naik kelas ..

Mudah mudahan kami bisa menjadi Master di bidang yg kami tekuni dan rintis dari kecil ini... Amiiin

Best Regards

Inu Arya A
www.butik-ceria.com
Butik Sprei-Kaos-Handuk Online